Lalat Gergaji

Mawar

Lalat Gergaji

Tenthredinidae

Serangga

Ringkasan

  • Kerusakan bekas gigitan pada daun mawar.
  • Daun menjadi tipis seperti kertas, tembus cahaya, mengering, menggulung, dan mengerut.
  • Terjadi kerontokan daun yang bisa melemahkan tanaman.
  • Larvanya kecil, berwarna kuning kehijauan, dan mirip siput kecil.

Dapat juga ditemukan di

1 Tanaman
Mawar

Lalat Gergaji

Mawar

Gejala

Gejala awal berupa bercak-bercak kecil tembus cahaya pada permukaan daun, sehingga hanya tersisa tulang daun dan lapisan tipis seperti kertas. Seiring berlanjutnya aktivitas makan larva, area yang rusak meluas, mengering, berubah menjadi cokelat, lalu menyebabkan daun menggulung dan mengerut. Pada serangan berat, seluruh daun bisa habis dimakan sehingga tanaman kehilangan banyak daun. Serangan ringan biasanya tidak terlalu merugikan mawar yang sudah mapan, tapi serangan berulang atau berat bisa melemahkan tanaman secara signifikan dan membuatnya lebih rentan terhadap hama lain maupun penyakit jamur.

Rekomendasi

Pengendalian hayati

Beberapa produk bertoksisitas rendah yang diterima dalam pertanian organikbisa digunakan langsung terhadap larva. Sabun insektisida bisa membunuh larva muda melalui kontak langsung; pastikan kedua permukaan daun terkena semprotan. Minyak nimba mengganggu aktivitas makan dan perkembangan larva; semprotkan pagi atau sore hari untuk mengurangi risiko terhadap penyerbuk. Spinosad diserap oleh jaringan daun dan mengganggu sistem saraf larva saat memakan daun; efektif tapi bisa berdampak pada lebah dan beberapa serangga menguntungkan sehingga penggunaannya harus hati-hati. Musuh alami seperti burung pemakan serangga, tawon parasitoid, kumbang predator, penyakit karena jamur dan virus, serta mamalia kecil bisa membantu menjaga populasi lalat gergaji tetap rendah. Mendukung keberadaan musuh alami merupakan strategi pengendalian jangka panjang yang paling berkelanjutan.

Pengendalian kimiawi

Selalu utamakan pendekatan terpadu dengan tindakan pencegahan dan pengendalian hayati terlebih dahulu. Pestisida kimia bisa membunuh musuh alami lalat gergaji dan sebaiknya hanya digunakan jika tingkat serangan sudah tinggi dan metode lain tidak ada yang memadai. Jika perlu melakukan pengendalian, pilih produk yang khusus untuk hama sasaran dan memiliki toksisitas rendah dibandingkan insektisida dengan spektrum luas.

Apa penyebabnya?

Kerusakan disebabkan oleh larva lalat gergaji dari famili Tenthredinidae yang memakan jaringan lunak daun mawar. Lalat gergaji dewasa menggunakan alat yang menyerupai gergaji untuk membuat sayatan pada bagian bawah daun, tempat telurnya diletakkan. Setelah menetas, larva memakan daun selama sekitar empat minggu sebelum jatuh ke tanah untuk membentuk pupa. Serangga dewasa berbentuk kekar dan menyerupai tawon, umumnya berwarna hitam atau gelap serta memiliki dua pasang sayap. Tergantung spesiesnya, bisa lahir satu hingga tiga generasi dalam setahun. Aktivitas makan yang paling merusak biasanya terjadi pada akhir musim semi hingga awal musim panas.


Tindakan Pencegahan

  • Periksa kedua permukaan daun secara rutin, terutama pada musim semi, agar serangan bisa terdeteksi lebih awal.
  • Buang dan musnahkan daun yang terserang atau ambil larva secara manual jika jumlahnya masih sedikit.
  • Semprot tanaman dengan aliran air yang kuat untuk menjatuhkan larva agar mereka sulit memanjat kembali ke tanaman.
  • Hindari pemberian pupuk nitrogen secara berlebihan.
  • Dorong keberadaan musuh alami dengan menanam tanaman pendamping yang kaya nektar di sekitar mawar untuk menarik tawon parasitoid dan serangga predator.

Unduh Plantix