Penggerek Buah Nangka

JACKFRUIT

Penggerek Buah Nangka

Glyphodes caesalis

Serangga

Ringkasan

  • Lubang tempat makan pada tunas dan buah dipenuhi tumpukan kotoran berwarna cokelat.
  • Bunga dan buah muda rontok dari pohon lebih awal.
  • Tunas layu dan mengering.
  • Buah membusuk dan tidak layak dimakan.
  • Ulat berwarna cokelat kemerahan dengan bintik-bintik hitam terlihat pada tanaman.

Dapat juga ditemukan di

0 Tanaman

Penggerek Buah Nangka

JACKFRUIT

Gejala

Ulat menyerang ujung pucuk muda pohon dewasa dan menyebabkan layu. Ketika larva menggali ke dalam ujung dan pucuk yang sedang tumbuh, hal itu akan menyebabkan layu, kekeringan, pertumbuhan terhambat, batang berliku-liku, dan percabangan lateral. Tangkai bunga dimakan dari dalam sehingga tidak berbunga dan membusuk. Serangan dini menyebabkan deformasi buah atau gugur buah yang belum matang. Serangan selanjutnya melibatkan penggalian ke dalam buah yang sudah matang, merusak daging buah yang dapat dimakan. Kerusakan akibat aktivitas makan merupakan sumber serangan sekunder yang menyebabkan pembusukan buah.

Rekomendasi

Pengendalian hayati

Pantau tingkat hama untuk menentukan kapan harus menyemprot. Kombinasikan pembungkusan buah dengan penyemprotan hayati. Targetkan tahap telur dan larva awal untuk hasil terbaik. Gunakan bahan kimia hanya jika metode biologis tidak cukup.

Pengendalian kimiawi

Segera semprot hama setelah terlihat tanda-tanda serangan pada tunas atau buah. Ulangi penyemprotan setiap 15 hari selama musim tanam. Fokuskan penyemprotan pada tunas muda, kuncup bunga, dan buah muda. Lakukan penyemprotan di pagi atau sore hari untuk menghindari kerusakan akibat panas. Gunakan bahan perekat yang baik untuk meningkatkan cakupan penyemprotan. Selalu kenakan pakaian pelindung selama penyemprotan.

Apa penyebabnya?

Penggerek pucuk dan buah nangka (Diaphania caesalis) merupakan hama utama pada nangka, terutama di daerah tropis lembap. Penggerek buah ini menyebabkan kerusakan signifikan pada nangka, memengaruhi tanaman mulai dari tahap kuncup bunga hingga pematangan buah. Ulat berwarna cokelat kemerahan dengan bintik-bintik hitam ini menggali ke dalam pucuk muda, tandan bunga, dan buah yang sedang berkembang, menyebabkan kerusakan yang signifikan. Ngengat dewasa berwarna cokelat pucat dengan bintik-bintik cokelat tua dan garis-garis oranye. Betina meletakkan telur pada pucuk muda dan kuncup bunga, dan larva menggali ke dalam tanah setelah menetas. Aktivitas larva lebih tinggi selama masa berbunga dan berbuah. Kerusakan akibat aktivitas makan menjadi sumber serangan sekunder karena air hujan dan mikroorganisme. Kerusakan ini mengurangi nilai jual buah dan bibit.


Tindakan Pencegahan

  • Periksa pohon setiap minggu untuk mencari lubang, tumpukan kotoran, dan tunas yang layu.
  • Segera potong tunas, kuncup, dan buah yang terserang.
  • Bakar atau kubur semua bagian tanaman yang dibuang sepenuhnya.
  • Tutupi buah muda dengan kantong plastik untuk menghentikan peletakan telur.
  • Gunakan perangkap cahaya untuk menangkap ngengat dewasa.
  • Bersihkan lubang yang dibuat oleh serangga penggerek dan isi dengan kapas dan pasta lumpur.
  • Pangkas pohon untuk meningkatkan aliran udara dan mengurangi kelembapan.
  • Singkirkan semua buah yang jatuh dan sisa-sisa tanaman dari tanah.

Unduh Plantix