Kepik Nyamuk

TEA

Kepik Nyamuk

Helopeltis sp.

Serangga

Ringkasan

  • Bercak kecil cokelat tua pada daun dan tunas muda.
  • Daun menjadi hitam dan menggulung.
  • Tunas muda mengering lalu mati.
  • Permukaan buah menjadi kasar dan berkutil.
  • Serangganya berwarna merah, hitam, dan putih dengan sayap hitam.

Dapat juga ditemukan di

2 Tanaman
Kopi
Jambu biji

Kepik Nyamuk

TEA

Gejala

Pada jambu biji, gejalanya berupa bercak seperti karat dan lepuhan hitam pada permukaan buah. Getah keluar dari titik bekas tusukan serangga. Daun dan tunas berubah cokelat. Buah bisa rontok jika serangan berat. Pada teh, gejala ini menyerang pucuk muda yang bernilai tinggi. Bercak kecil cokelat tua muncul pada daun termuda dan tunas lunak. Saat masih baru, bagian tengah bercak mengeluarkan cairan, lalu menghitam saat mengering. Jaringan di sekitar bercak mati dan menjadi lebih gelap. Daun menggulung, keriting, dan menjadi cacat. Titik tumbuh rusak sehingga tunas baru tidak berkembang. Pada serangan berat, seluruh pucuk hijau mengering dan mati. Kanker cabang bisa muncul pada tanaman yang rusak parah.

Rekomendasi

Pengendalian hayati

Gabungkan praktik budidaya dengan pengendalian hayati. Utamakan produk berbahan nimba terlebih dahulu sebelum memakai bahan kimia. Sesuaikan waktu pengendalian dengan prakiraan cuaca agar hasil lebih efektif. Manfaatkan musuh alami yang tersedia di daerah setempat untuk membantu menekan populasi hama.

Pengendalian kimiawi

Gabungkan tindakan pencegahan dengan pengendalian hayati bila memungkinkan. Ganti jenis insektisida secara bergantian agar hama tidak kebal. Gunakan insektisida yang aman bagi musuh alami. Semprot tiap dua minggu sejak tanaman berbunga. Lakukan penyemprotan sore hari dan fokus pada bagian tanaman yang teduh. Hentikan penyemprotan 7-10 hari sebelum panen demi keamanan dari residu.

Apa penyebabnya?

Kepik nyamuk adalah serangga kecil dengan panjang sekitar 1,5 cm, berwarna campuran merah, hitam, dan putih, serta sayap dan antena hitam. Serangga betina bertelur sekitar 500 butir berbentuk seperti sosis di jaringan tunas hijau, kuncup, dan daun. Nimfa yang baru menetas tampak seperti semut kecil berbulu dan berwarna kuning kecokelatan. Nimfa dan serangga dewasa mengisap cairan tanaman dari tunas muda, daun muda, batang lunak, dan buah. Hama ini menyukai tempat teduh dan lembap serta paling aktif pada pagi dan sore hari. Tunas dan buah muda gagal berkembang dengan baik sehingga hasil panen menurun. Kemiripannya dengan nyamuk membuat serangga ini disebut kepik nyamuk.


Tindakan Pencegahan

  • Periksa tanaman secara rutin saat kondisi cuaca mendukung perkembangan hama.
  • Pasang perangkap lengket kuning sebanyak 16–20 buah per hektar.
  • Buang dan musnahkan semua bagian tanaman yang rusak.
  • Lakukan pemangkasan rutin untuk memperbaiki sirkulasi udara.
  • Bersihkan gulma di sekitar tanaman.
  • Pantau cuaca, serangan biasanya meningkat saat kondisi lembap.
  • Kumpulkan dan musnahkan daun yang gugur serta sisa-sisa tanaman.
  • Pada sistem tanam rapat, bungkus buah untuk mencegah serangan.

Unduh Plantix