Oligonychus coffeae
Tungau
Gejala awal berupa bercak kekuningan di sepanjang tulang tengah daun tua. Bercak kecil ini membesar, berubah cokelat, lalu menyatu membentuk area luas. Seiring aktivitas tungau menggerogoti tanaman, daun berubah warna menjadi perunggu, cokelat tembaga, karat, atau ungu. Kerusakan biasanya dimulai di permukaan atas daun tua, terutama di sepanjang urat daun dan tulang tengah. Pada serangan berat, bagian atas dan bawah daun sama-sama terserang dan daun muda juga ikut rusak. Di bawah daun terdapat jaring sutra halus dengan telur bulat kecil berwarna merah. Daun yang rusak parah akan mengering dan rontok. Jika banyak daun rontok, tanaman teh berhenti menghasilkan pucuk baru dan pertumbuhannya melambat.
Gunakan ekstrak tanaman sebagai pilihan pengendalian awal. Lindungi populasi musuh alami dengan penyemprotan selektif. Gabungkan praktik budidaya dengan pengendalian hayati. Pantau perkembangan kekebalan tungau dan sesuaikan pilihan bahan kimia. Sesuaikan waktu pengendalian dengan siklus populasi tungau musiman.
Fokus pengendalian pada tahap telur menggunakan akarisida khusus untuk hasil terbaik. Ganti jenis akarisida secara bergantian untuk mencegah kekebalan. Lakukan penyemprotan saat tanda pertama bercak kuning muncul. Fokuskan pada permukaan atas daun tempat tungau makan. Gunakan dosis serendah mungkin agar musuh alami tetap hidup. Lakukan sebelum musim kering.
Gejala disebabkan oleh Tungau Merah Teh (Oligonychus coffeae), tungau berkaki delapan berukuran sangat kecil, sekitar 0,3–0,4 mm. Bagian depan tubuhnya berwarna merah, sedangkan bagian belakangnya merah kecokelatan atau ungu. Betina dewasa, larva, dan nimfa semuanya mengisap cairan daun. Tungau aktif sepanjang tahun tapi mengikuti pola musim. Serangan mulai meningkat pada suhu sedang dan berkembang cepat ketika suhu naik. Kerusakan paling parah terjadi saat cuaca panas dan kering. Saat musim hujan tiba, sebagian besar tungau tersapu hujan dan hampir menghilang. Setelah itu tungau muncul kembali tapi biasanya tidak terlalu banyak. Cuaca dingin sangat mengurangi perkembangbiakan sehingga populasinya rendah. Tungau Merah Teh merupakan salah satu hama paling serius pada tanaman teh di banyak negara dan bisa menyebabkan kehilangan panen besar jika tidak dikendalikan dengan baik.