Aceria litchii
Tungau
Tanaman muda dan tunas baru adalah yang paling rentan. Gejala awal berupa lepuhan kecil pada daun dan pucuk muda. Rambut halus berwarna putih keperakan muncul di dalam lepuhan (erinea). Tungau kecil berwarna keputihan hampir tidak terlihat di bagian bawah daun. Seiring waktu, lepuhan berubah menjadi cokelat kemerahan dan menebal seperti beludru. Daun menjadi sangat berubah bentuk dan menggulung. Lubang kecil berkembang menjadi benjolan keras. Daun yang terinfeksi mengering dan rontok. Gejala juga bisa muncul pada tangkai daun, batang, dan kuncup bunga.
Gabungkan pengendalian hayati dengan praktik budidaya yang baik. Gunakan bahan kimia hanya jika diperlukan. Serangga predator dapat membantu mengendalikan hama ini. Pertahankan keanekaragaman tanaman di sekitar kebun leci. Gunakan akarisida selektif yang tidak merusak musuh alami. Pantau secara rutin populasi predator tungau yang menguntungkan.
Lakukan penyemprotan saat serangan pertama terdeteksi. Ulangi setiap 15 hari sampai pertumbuhan baru mengeras. Fokuskan penyemprotan pada bagian bawah daun tempat tungau bersembunyi. Gunakan alat semprot dari darat agar hasil merata dan hindari penyemprotan dari udara. Selalu gunakan pakaian pelindung dan ikuti petunjuk penggunaan.
Gejala ini disebabkan oleh tungau mikroskopis Eriophyes litchii yang mengisap cairan tanaman. Angin dapat membawa tungau dari pohon yang terinfeksi ke pohon sehat. Penyebaran juga terjadi melalui alat, peralatan pertanian, pekerja, dan bahan tanaman yang terinfeksi. Pohon leci muda (di bawah 3 tahun) paling rentan. Lantaran tungau menyukai pertumbuhan baru, pohon dewasa juga bisa terserang saat menghasilkan daun dan pucuk muda yang masih lunak.