Tungau Erinose pada Leci

LITCHI

Tungau Erinose pada Leci

Aceria litchii

Tungau

Ringkasan

  • Daun jadi berbulu, keriting, dan berubah bentuk.
  • Di permukaan daun muncul lapisan cokelat seperti beludru.
  • Ada lubang kecil yang berubah jadi benjolan.
  • Daun yang menggulung lama-lama kering.
  • Tungau sangat kecil hidup di dalam lapisan berbulu itu.

Dapat juga ditemukan di

0 Tanaman

Tungau Erinose pada Leci

LITCHI

Gejala

Tanaman muda dan tunas baru adalah yang paling rentan. Gejala awal berupa lepuhan kecil pada daun dan pucuk muda. Rambut halus berwarna putih keperakan muncul di dalam lepuhan (erinea). Tungau kecil berwarna keputihan hampir tidak terlihat di bagian bawah daun. Seiring waktu, lepuhan berubah menjadi cokelat kemerahan dan menebal seperti beludru. Daun menjadi sangat berubah bentuk dan menggulung. Lubang kecil berkembang menjadi benjolan keras. Daun yang terinfeksi mengering dan rontok. Gejala juga bisa muncul pada tangkai daun, batang, dan kuncup bunga.

Rekomendasi

Pengendalian hayati

Gabungkan pengendalian hayati dengan praktik budidaya yang baik. Gunakan bahan kimia hanya jika diperlukan. Serangga predator dapat membantu mengendalikan hama ini. Pertahankan keanekaragaman tanaman di sekitar kebun leci. Gunakan akarisida selektif yang tidak merusak musuh alami. Pantau secara rutin populasi predator tungau yang menguntungkan.

Pengendalian kimiawi

Lakukan penyemprotan saat serangan pertama terdeteksi. Ulangi setiap 15 hari sampai pertumbuhan baru mengeras. Fokuskan penyemprotan pada bagian bawah daun tempat tungau bersembunyi. Gunakan alat semprot dari darat agar hasil merata dan hindari penyemprotan dari udara. Selalu gunakan pakaian pelindung dan ikuti petunjuk penggunaan.

Apa penyebabnya?

Gejala ini disebabkan oleh tungau mikroskopis Eriophyes litchii yang mengisap cairan tanaman. Angin dapat membawa tungau dari pohon yang terinfeksi ke pohon sehat. Penyebaran juga terjadi melalui alat, peralatan pertanian, pekerja, dan bahan tanaman yang terinfeksi. Pohon leci muda (di bawah 3 tahun) paling rentan. Lantaran tungau menyukai pertumbuhan baru, pohon dewasa juga bisa terserang saat menghasilkan daun dan pucuk muda yang masih lunak.


Tindakan Pencegahan

  • Atur jarak tanam agar sirkulasi udara baik.
  • Pangkas pohon untuk mengurangi kelembapan di kanopi.
  • Periksa pohon setiap minggu agar serangan bisa diketahui lebih awal.
  • Hindari pemupukan nitrogen berlebihan karena membuat pertumbuhan terlalu lunak.
  • Segera buang dan bakar daun serta ranting yang terinfeksi.
  • Jangan memindahkan bahan tanaman dari area yang terinfeksi.
  • Bersihkan dan sterilkan alat pertanian antar pohon.
  • Ganti pakaian setelah bekerja di pohon yang terserang.
  • Lakukan tindakan pencegahan sebelum muncul tunas baru.

Unduh Plantix