Tungau Kelapa

Kelapa

Tungau Kelapa

Aceria guerreronis

Tungau

Ringkasan

  • Bercak segitiga berwarna kuning pucat atau putih muncul di dekat ujung buah kelapa muda.
  • Bercak ini berubah menjadi cokelat atau hitam dan mengembangkan retakan yang dalam dan kasar.
  • Kelapa yang terserang seringkali menjadi kecil, cacat, dan kehilangan bentuknya.
  • Buah muda dapat jatuh dari pohon sebelum siap dipanen.
  • Kualitas daging kelapa dan serat sabutnya sangat menurun.

Dapat juga ditemukan di

0 Tanaman

Tungau Kelapa

Kelapa

Gejala

Tanda-tanda awal serangan adalah bercak-bercak kecil berbentuk segitiga berwarna kuning pucat atau putih yang muncul pada buah yang masih sangat muda, tepat di bawah tudung buah. Saat buah tumbuh, bercak-bercak ini berubah menjadi cokelat atau hitam dan kulitnya menjadi kasar dan seperti gabus dengan retakan yang dalam dan panjang. Karena tungau memakan bagian-bagian tertentu, kelapa tumbuh tidak merata, sehingga terlihat kecil atau cacat. Dalam banyak kasus, buah muda dapat jatuh dari pohon sebelum waktunya. Saat dipanen, kelapa menghasilkan daging yang jauh lebih sedikit dan sabut di dalam kulitnya sering rusak dan sulit digunakan.

Rekomendasi

Pengendalian hayati

Beberapa pilihan termasuk menggunakan tungau predator bermanfaat yang secara alami berburu dan memakan tungau hama di bawah tudung buah. Beberapa jenis jamur bermanfaat juga dapat diterapkan; jamur ini tumbuh pada tungau dan membunuhnya secara alami. Minyak alami, seperti yang terbuat dari nimba atau bawang putih, dapat disemprotkan pada tandan buah yang sedang berkembang untuk bertindak sebagai penolak dan memperlambat kemampuan tungau untuk makan. Metode ini paling efektif jika dimulai segera setelah buah pertama mulai terbentuk.

Pengendalian kimiawi

Selalu pertimbangkan pendekatan terpadu dengan tindakan pencegahan bersamaan dengan pengendalian hayati/ramah lingkungan. Pengendalian tungau dengan cairan sulit dilakukan karena mereka bersembunyi di celah-celah sempit di bawah tudung buah. Agar berhasil, perawatan apapun harus diarahkan ke tajuk pohon dan khususnya pada tandan buah termuda. Sebaiknya bertindak sejak dini di musim tanam untuk menghentikan pertumbuhan populasi. Penggunaan berbagai metode pengelolaan yang berbeda lebih baik daripada hanya mengandalkan satu metode karena membantu mencegah tungau menjadi lebih sulit dikendalikan seiring waktu.

Apa penyebabnya?

Masalah ini disebabkan oleh tungau kecil berbentuk seperti wortel yang terlalu kecil untuk dilihat tanpa mikroskop. Mereka hidup dalam koloni besar yang tersembunyi di bawah tudung buah kelapa, tempat mereka menghisap cairan dari jaringan lunak dan lembut. Tungau ini memiliki siklus hidup yang sangat cepat, menghasilkan generasi baru setiap 7 hingga 10 hari, yang memungkinkan jumlahnya meningkat dengan cepat. Mereka mudah menyebar antar pohon melalui angin atau diangkut oleh serangga dan burung. Meskipun tungau ini ada sepanjang tahun, mereka cenderung menyebabkan kerusakan paling parah selama periode kering atau saat kelembapan tinggi.


Tindakan Pencegahan

  • Pilih dan tanam varietas atau hibrida kelapa yang secara alami tahan terhadap tungau.
  • Berikan nutrisi yang seimbang pada pohon.
  • Pastikan mereka mendapatkan nitrogen, fosfor, dan kalium yang cukup.
  • Tambahkan suplemen tanah seperti boraks atau gipsum untuk memperkuat pertahanan alami pohon.
  • Jaga agar pohon tetap terairi dengan baik untuk mengurangi stres pada tanaman, terutama di musim kemarau.
  • Buang dan hancurkan semua kancing batok dan buah kecil yang jatuh yang akan menghilangkan tempat persembunyian tungau.
  • Tanam pohon tinggi atau penahan angin di sekitar perkebunan untuk menghalangi angin yang membawa tungau.
  • Tanam tanaman penutup tanah seperti rami matahari yang akan memperbaiki tanah dan mendukung serangga yang bermanfaat.
  • Periksa secara teratur tandan buah termuda di bagian atas pohon untuk melihat tanda-tanda awal menguning.

Unduh Plantix